Fitur
● Kehilangan Penyisipan Rendah
● Stabilitas Sinyal Tinggi
● Kecepatan Beralih Cepat
● Jangkauan Panjang Gelombang Luas
● Konsumsi Daya Rendah
● Desain Kompak dan Kuat
Aplikasi
● Pengujian dan Pemantauan Jaringan
● Redundansi Jaringan Serat Optik
● Perutean Sinyal Optik
Tag populer: Sakelar Optik Mekanik D2X2 OPTO, produsen, pemasok, pabrik Sakelar Optik Mekanik D2X2 OPTO Tiongkok, Sakelar optik mekanisSakelar optik mekanisSakelar optik mekanis
Spesifikasi
|
Panjang Gelombang Operasional |
1260~1620nm (panjang gelombang) 850nm (milimeter kubik) |
Kehilangan Penyisipan |
Kurang dari atau sama dengan 1.0dB |
|
Kerugian Bergantung Panjang Gelombang |
Kurang dari atau sama dengan 0.25dB |
Kerugian Bergantung Polarisasi |
Kurang dari atau sama dengan 0.05dB |
|
Kehilangan Tergantung Suhu |
Kurang dari atau sama dengan 0.20dB |
Mengembalikan kerugian |
SM Lebih besar atau sama dengan 50dB MM Lebih besar atau sama dengan 30dB |
|
Pembicaraan silang |
SM Lebih besar atau sama dengan 55dB MM Lebih besar atau sama dengan 35dB |
Ganti Waktu |
Kurang dari atau sama dengan 8ms |
|
Kemampuan mengulang |
Kurang dari atau sama dengan ±0.02dB |
Daya tahan |
Lebih besar atau sama dengan 107 waktu |
|
Tegangan Operasi |
3 atau 5V |
Jenis Sakelar |
Tidak Menempel/Menempel |
|
Suhu Operasional |
-20~70 derajat |
Suhu Penyimpanan |
-40~85 derajat |
|
Daya Optik |
Kurang dari atau sama dengan 500mW |
Dimensi |
27.0P×12.0L×8.2T |
Konfigurasi Pin
|
Jenis |
Rute Optik |
Penggerak Listrik |
Sensor Negara |
||||||
|
D2×2B |
Pin 1 |
Pin 5 |
Menyematkan 6 |
Sematkan 10 |
Sematkan 2-3 |
Sematkan 3-4 |
Sematkan 7-8 |
Sematkan 8-9 |
|
|
Menempel |
P1-P1',P2-P2' P3-P3',P4-P4' |
V+ |
GND |
-- |
-- |
Membuka |
Menutup |
Menutup |
Membuka |
|
P1-P3',P2-P4' |
-- |
-- |
GND |
V+ |
Menutup |
Membuka |
Membuka |
Menutup |
|
|
Tidak mengunci |
P1-P1',P2-P2' P3-P3',P4-P4' |
V+ |
-- |
-- |
GND |
Membuka |
Menutup |
Menutup |
Membuka |
|
P1-P3',P2-P4' |
-- |
-- |
-- |
-- |
Menutup |
Membuka |
Membuka |
Menutup |
|
Dimensi Mekanik (Satuan:mm)

Rute Optik

meminta informasi
|
WPS |
-D2X2B- |
-Panjang gelombang- |
-Jenis Sakelar- |
-Tegangan- |
-Jenis Serat- |
-Kemasan- |
-Panjang serat- |
-Penyambung- |
|
1060=1 C+L=2 1310=3 1410=4 1550=5 650=6 780=7 1260-1610=A 1310/1550=9 850=8 Spesial =0 |
Menempel=1 Tidak menempel=2 MINI Penguncian=3 MINI Tanpa kait=4 Spesial =0 |
3V=3 5V=5 Spesial =0 |
SM28=1 50/125=5 62.5/125=6 Spesial =0 |
Serat telanjang=1 Tabung 900um=3 Spesial =0 |
0.25m=1 0.5m=2 1.0m=3 Spesial =0 |
Tidak ada=1 FC/PC=2 FC/APC=3 SC/PC=4 SC/APC=5 ST/PC=6 LC/PC=7 Dupleks LC=8 Spesial =0 |
Tanya Jawab Umum
1. Apa saja kerugian saklar optik?
J: Ada juga beberapa kelemahan yang terkait dengan sakelar optik. Sensitivitas terhadap Debu dan Kotoran: Sakelar optik bisa lebih sensitif terhadap debu dan kotoran dibandingkan dengan sakelar mekanis tradisional. Jika partikel asing masuk ke dalam sakelar, partikel tersebut dapat mengganggu berkas cahaya dan berpotensi memengaruhi kinerja sakelar atau menyebabkan penekanan tombol yang tidak diinginkan.
2. Apakah sakelar optik benar-benar lebih baik?
J: Penting untuk dicatat bahwa kelebihan dan kekurangan sakelar optik dapat bervariasi tergantung pada preferensi dan kasus penggunaan masing-masing pengguna. Beberapa pengguna mungkin lebih mengutamakan aktuasi yang halus dan konsisten yang disediakan oleh sakelar optik atau lebih menyukai daya tahan dan waktu respons yang lebih cepat, sementara yang lain mungkin lebih menyukai umpan balik taktil dan keterjangkauan sakelar mekanis.
3. Bagaimana cara kerja saklar mekanis optik?
A: Prinsip dasar di balik sakelar mekanis optik adalah penggunaan serat optik atau cermin yang dapat digerakkan untuk mengarahkan ulang sinyal cahaya. Sakelar terdiri dari mekanisme mekanis yang secara fisik menggerakkan serat atau cermin untuk membuat atau memutus sambungan optik. Saat dalam status "bypass", sakelar menciptakan jalur langsung antara dua port optik, yang memungkinkan sinyal optik melewatinya tanpa gangguan atau modifikasi apa pun. Saat dalam status "non-bypass", sakelar mengalihkan sinyal cahaya ke jalur yang berbeda, seperti rute jaringan alternatif atau perangkat diagnostik.











